Sudut Pandang

Root Menjadi Sengketa Ojek Online

Postingan Root Menjadi Sengketa Ojek Online bersifat sudut pandang pribadi, berdasarkan kejadian dilapangan yang saya temui. Namun tidak mempunyai unsur untuk menyudutkan salah satu pihak yang terkait. 

Perkembangan zaman memang semakin hari semakin canggih, karena memang sudah digariskan oleh yang maha kuasa. Salah satu yang akan saya bahas ini juga merupakan salah satu dari perkembangan zaman. 

Ojek onlene merupakan salah satu perkembangan di bidang transportasi. Tak dapat dipungkiri, bahwa keberadaan ojek onlene itu cukup membantu dan mempermudah kegiatan kita sehari-hari. Dulu jika kita lapar, maka mau enggak mau kita harus keluar dan cari makanan sendiri. Tapi sekarang, setelah munculnya ojek online kita cukup buka aplikasi, order, dan makanan pun akan segera sampai ke rumah kita.

Keberadaan ojek online pun sudah membantu pemerintah dalam mengurangi pengangguran. Lihat saja populasi driver ojek online yang semakin hari semakin banyak, artinya pengangguran pun semakin sedikit. 

Karena populasi ojek online sangat signifikan, maka sangatlah wajar jika kita menemui antara pro dan kontra dari berbagai aspek. Sebagaimana kita ketahui bahwa untuk menggeluti dunia ojek online kita membutuhkan perangkat Android.

Ketika membahas masalah perangkat Android, maka akan mendekati kata root. Dan disinilah pro dan kontra terjadi, oleh karena itu saya menanggapinya dengan sudut pandang pribadi terkait status root pada perangkat Android. Saya akan membahasnya sesuai dengan apa yang saya ketahui.

Status Perangkat Android

Secara singkatnya produk keluaran Google ini merupakan produk yang open source, jadi kita di izinkan untuk memodifikasi dan mengembangkan perangkat tersebut. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Android yang sudah di root itu tidak melanggar ketentuan dari penciptanya.

Pihak Aplikator

Walaupun status Android itu open source seperti yang saya jelaskan di atas, namun dari pihak aplikator melarang para drivernya untuk menggunakan perangkat Android yang sudah di root. 

Untuk alasan lebih lengkapnya  hanya mereka yang tahu, mungkin saya hanya menyimpulkan bahwa perangkat Android yang sudah di root itu dapat mengganggu sistem kerja pada aplikasi mereka. 

Sehingga larangan para driver untuk menggunakan perangkat Android yang sudah di root menjadi kewajaran jika mengganggu sistem kerja aplikasi. Selain itu, larangan tersebut  juga menjadi hak paten dari pihak aplikator, karena mereka juga yang menerbitkan aplikasi. Sehingga menjadi sebuah kewajiban untuk para driver untuk mentaati peraturan yang sudah diterbitkan.

Driver Pro Android Root

Berbeda cerita, para driver yang pro dengan Android status root, walaupun tidak semua driver berpendapat sama. Mereka berpendapat bahwa Android yang berstatus root dapat mempermudah mereka dalam melakukan pekerjaan. Mereka tidak perlu berkumpul di satu titik yang mereka targetkan, jadi mereka bisa mencari tempat yang lebih nyaman di sekitaran target tersebut. 

Saya pernah bertanya ke beberapa driver yang pro terhadap status perangkat Android yang di root, dan rata-rata jawaban dari mereka seperti ini. “Kenapa harus dilarang, saya kan menjalankan pekerjaannya. Ordenya saya ambil, saya jalankan hingga selesai dan tidak mengecewakan customer”

Dari jawaban tersebut, saya juga menyimpulkan bahwa wajar saja jika mereka ingin mempermudah pekerjaan mereka, karena mereka sendiri yang terjun langsung di lapangan, Namun bukan berarti saya menyarankan, ini hanya sudut pandang saya saja. Walau bagaimanapun, kita harus ingat bahwa pihak aplikator lah yang menyediakan fasilitas nya.

Driver Kontra Android Root

Berbeda dengan driver yang pro dengan Android root, sebagian dari mereka yang kontrak merasa dirugikan oleh driver yang pro. Mereka berpendapat bahwa mereka merasa telah dicrangi oleh driver yang pro tersebut. Mereka pun khawatir para driver yang pro bisa mengurangi pendapatan harian mereka.

Hal ini juga wajar karena mereka mencari nafkah untuk menghidupi keluarganya. Tapi satu yang perlu diingat, bahwa rezeki itu sudah ada yang ngatur, nggak perlu khawatir karena manusia diciptakan sudah diberikan rezeki nya masing-masing.

Berdasarkan poin-poin diatas lah saya membuat tulisan bahwa root menjadi sengketa ojek online. Namun kembali lagi, cerita ini hanya berdasarkan sudut pandang saya pribadi dan tanpa bermaksud untuk menyudutkan salah satu pihak manapun yang terkait.

Lalu berada di posisi manakah Anda sekarang, dan bagaimana pendapat Anda? 

Jika anda punya saran atau keluhan silakan dibubuhi saja pada kolom komentar. Dan akhir kata saya ucapkan salam satu aspal.

Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close