Cara Memilih Template Website

Penampilan memang tergolong salah satu dari banyak hal yang penting dari berbagai aspek. Kebayakan orang pertama kali yang akan mereka lihat adalah penampilannya, entah apapun itu. Begitu juga dengan sebuah website, tampilan dari website itu dikenal dengan nama template. Jadi ada aturannya juga bagaimana cara memilih template agar terlihat lebih profesional.

Situs atau website yang ingin dibangun dengan cepat dan praktis biasanya menggunakan kerangka jadi atau template. Di samping konten atau isi, template termasuk suatu hal yang penting kedudukannya. Pilihan desain template adalah suatu hal yang tidak bisa dianggap sepele. Karena, bagi suatu perusahaan atau bidang usaha, template juga merepresentasikan gambaran perusahaan tersebut. Menentukan tampilan mana yang akan dipakai bukanlah perkara mudah, tapi tidak sulit juga asal kita tahu beberapa sisi untuk ditimbang baik buruknya.

Agar Anda memahami lebih jauh tentang apa itu template, kelebihan dan kekurangannya, berikut beberapa panduan bagaimana cara memilih template beserta pertimbangan yang dapat kita jadikan bahan acuan dalam menjatuhkan pilihan.

1. Pahami Tipe Situs Anda Beserta Tujuannya

Tujuan pembuatan situs adalah suatu hal yang besar dalam cara memilih template. Disesuaikan dengan kebutuhan Anda, tampilan mana yang paling memenuhi segala kebutuhan situs Anda.

Misalnya situs Anda berisi tentang panduan belajar untuk anak usia sekolah. Anda memerlukan halaman yang sederhana karena yang paling banyak dimuat dalam situs itu adalah tulisan tentang pelajaran dan soal-soal tes. Selain itu juga memerlukan sedikit fitur gambar untuk memberi ilustrasi dan juga untuk menarik minat belajar.

Untuk situs yang dibangun untuk tema fotografi dan traveling, dibutuhkan banyak gambar hasil bidikan berikut yang telah diedit untuk menunjukkan kemampuan fotografi dan editing. Foto pemandangan akan dibutuhkan pada situs traveling untuk menarik minat para pemirsa dunia maya.

2. Seperti Apa Layout Yang Dibutuhkan Di Situs Anda

Layout berada pada posisi yang sangat penting. Apalagi untuk pengguna internet yang membuka situs Anda untuk yang pertama kali. Orang yang membuka situs Anda diharapkan mengetahui situs tersebut berisi tentang apa.

Oleh karena itu, desain memegang peranan yang sangat penting dalam mengirimkan informasi kepada pembaca untuk menangkap situs apa yang Anda bangun. Informasi tersebut haruslah padat, jelas dan singkat. Karena, jika pembaca tidak segera menangkap maksud dari situs Anda, mungkin dia akan segera meninggalkan situs Anda. Apa saja poin penting dalam menelaah template yang dibutuhkan.

Desain Lebar

Biasanya, template-template yang tersedia di internet hadir dalam 2 pilihan yaitu ‘lebar kotak’ dan ‘lebar penuh’. Lebar kotak merupakan suatu tata letak desain dengan pembatasan di sebelah kanan dan kiri menyerupai bingkai. Isi konten yang panjang akan diteruskan ke bawah. Sehingga, desain ini nampak profesional. Desain ini dapat dikatakan cocok untuk situs-situs bisnis atau usaha.

Sedangkan ‘lebar penuh’ ada suatu tata letak di mana latar belakang atau gambar background memenuhi layar yang ada di bidang komputer. Jenis tata letak ini sangat terkenal dan populer. Banyak digunakan oleh kalangan muda yang kreatif dan enerjik. Desain ini dapat ditampilkan secara efektif di situs yang berat dan template yang responsif.

Header

Header adalah bagian yang biasanya menjadi yang pertama kali dilihat pada suatu situs. Karenanya, header dibuat dengan sangat hati-hati dan sepadat mungkin agar informasi yang didapat lengkap beserta menu-menu yang disajikan. Desain header ada banyak dan biasanya berisi: logo perusahaan, tombol-tombol navigator, pertunjukkan slide, gambar atau foto, video dan lain sebagainya. Yang paling sederhana biasanya memuat logo yang sederhana dan tombol navigasi.

Memilih header caranya adalah dengan melihat identitas perusahaan dan image apa yang ingin disampaikan pada publik. Bubuhan kata pada header hendaknya mampu membuat pengunjung situs mengerti bidang usaha situs tersebut, image perusahaan, dan motto perusahaan. Penambahan gambar sebagai penyampai pesan kepada pengunjung sangat dibutuhkan untuk usaha di bidang pariwisata, restoran dan perhotelan. Pengunjung perlu melihat gambaran tempat dan fasilitas yang ditawarkan.

Lain halnya jika bisnis atau usaha Anda cukup rumit untuk dijelaskan melalui media gambar, diperlukan tambahan berupa tulisan. Pilihlah header yang dapat menampilkan gambar dan tulisan. Buatlah paragraf yang padat informasi dengan bahasa yang mudah dipahami agar bidang bisnis dapat dipahami oleh pengunjung situs. Jangan lupa menyertakan CTA atau call to action.

Meski pun lebih berat untuk dibuka, header yang menampilkan video biasanya paling sukses menyampaikan misi perusahaan kepada pengunjung website. Sebuah video profil perusahaan yang singkat dapat ditampilkan dan langsung membidik dan mengedukasi pengunjung tentang bisnis Anda.

Papan Navigator

Navigasi merupakan tombol-tombol bantuan yang akan memandu pengunjung situs mengetahui layanan apa saja yang ada di situs itu dan apa saja isi dari keseluruhan situs tersebut.

Tombol-tombol navigasi harus mudah dilihat agar pengunjung tidak bingung dalam memilih tombol mana yang ingin dituju. Paling baik dan paling mudah dilihat, warna dasarnya adalah warna yang terang dengan tulisan yang tidak terlalu unik hurufnya dan dengan model huruf sedikit tebal. Urutkan tombol navigasi dari menu yang paling penting di sebelah kiri. Untuk menu yang bersifat tambahan, Anda dapat menambahkannya di bawah menu utama (membuat baris menu yang baru untuk tombol-tombol menu tambahan).

Posisi tombol navigasi ini yang populer adalah vertikal dan horizontal. Yang paling banyak digunakan adalah horizontal karena saat situs dibuka, seluruh menu dapat terlihat. Sedangkan untuk posisi vertikal, kadang kita harus menggeser halaman ke atas untuk bisa melihat menu di bawah.

Logo merupakan identitas perusahaan yang sangat penting. Namun ada juga beberapa perusahaan barang yang diproduksi secara masal tidak terlalu mementingkan logo dan image perusahaan seperti grosir baju yang dijual berkodi-kodi. Perusahaan seperti ini biasanya tidak terlalu mementingkan branding. Jadi, apakah perusahaan Anda mementingkan branding? Jika iya, logo dapat ditampilkan di atas atau di bawah menu navigasi agar terlihat jelas pada pertama pengunjung melihat situs Anda.

Ulasan

Ulasan juga merupakan suatu hal yang patut dipertimbangkan. Lihat rating dan ulasan template tersebut. Jika baik, mungkin bisa Anda coba asal sesuai dengan pertimbangan yang lain dan sesuai kebutuhan situs Anda.

3. Fitur Dan Penyesuaian

Ada banyak template yang mengizinkan pemakai untuk melakukan perubahan. Perubahan pada desain kadang diperlukan untuk menyelaraskan tampilan dengan logo perusahaan. Jika warna tidak diselaraskan memang nanti hasilnya akan menjadi terlalu banyak warna. Beruntung jika warna template tidak jauh berbeda dari logo perusahaan. Namun, untuk warna saja masih sangat mudah untuk melakukan konfigurasi.

Selain itu jenis font juga masih dalam jangkauan template untuk mengadakan perubahan. Kecuali, font yang diinginkan tidak ada dalam daftar pilihan, Anda harus mengunduh font dan memasukkannya ke dalam daftar jika memungkinkan. Jika font sangat penting untuk situs Anda, mungkin Anda harus memilih template lain yang memiliki font keinginan Anda.

Itulah 3 pertimbangan dasar cara memilih template. Memilih template yang sesuai dan baik memang paling tidak mempertimbangkan beberapa unsur di atas. Kalau tidak, jika salah pilih, bisa jadi akan kecewa di kemudian hari.

Bagaimana dengan situs Anda? Apakah membutuhkan template yang penuh gambar dan warna, atau kah template yang sederhana saja?

Leave a Reply